Lamongan, 29 November 2025 — Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) kembali melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas akademik melalui Workshop Penulisan Artikel Bereputasi Sinta dan Scopus. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mendorong para dosen untuk mampu menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar nasional maupun internasional.
Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor UNSUDA, Dr. Nashihin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa kemampuan menulis artikel bereputasi tidak hanya berdampak pada peningkatan angka kredit dosen, tetapi juga menjadi penentu reputasi perguruan tinggi dalam persaingan global. “Publikasi yang berkualitas adalah cerminan dari kekuatan akademik kampus. UNSUDA berkomitmen menyediakan ruang dan fasilitas untuk mendukung dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang unggul,” ujarnya.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua LP2M UNSUDA, Dr. M. Fathor Rohman, M.Pd. Beliau menekankan bahwa workshop ini merupakan bagian dari agenda penguatan kapasitas peneliti yang telah dirancang LP2M untuk meningkatkan produktivitas penelitian. Ia juga menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam terhadap standar penulisan artikel bereputasi agar publikasi dosen UNSUDA dapat menembus jurnal terindeks Sinta hingga Scopus. “LP2M akan terus menghadirkan kegiatan yang bersifat aplikatif dan berorientasi pada pencapaian publikasi berkualitas. Dengan pembekalan yang baik, para dosen diharapkan mampu berkompetisi di ranah publikasi ilmiah internasional,” tuturnya.
Sebagai narasumber utama, Dr. Nadya Afdholy, S.Hum., M.Hum. menyampaikan materi secara komprehensif mengenai strategi menulis artikel ilmiah yang memenuhi standar akademik tinggi. Dalam paparannya, beliau membahas beberapa aspek penting seperti: teknik penyusunan struktur artikel, pemilihan topik dan novelty penelitian, penggunaan metode penelitian yang kuat, pengelolaan referensi dan sitasi yang benar, serta strategi memilih jurnal yang sesuai dengan lingkup penelitian. Narasumber juga memberikan penjelasan mengenai kesalahan umum yang menyebabkan artikel ditolak (desk rejection), dan bagaimana pencegahannya melalui penyusunan naskah yang sistematis, jelas, dan sesuai pedoman jurnal.
Tidak hanya bersifat teoretis, sesi workshop juga diisi dengan kegiatan praktik berupa clinic writing, di mana peserta mendapatkan kesempatan untuk mengonsultasikan draft artikel masing-masing secara langsung. Dr. Nadya memberikan umpan balik dan rekomendasi perbaikan berdasarkan standar penulisan jurnal nasional terakreditasi Sinta maupun jurnal internasional bereputasi Scopus. Pendekatan ini memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para peserta untuk memahami kualitas naskah ilmiah yang layak publikasi.
Kegiatan workshop ini memperoleh antusiasme tinggi dari para dosen UNSUDA dari berbagai fakultas. Para peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mengenai publikasi ilmiah dan memberikan motivasi tambahan untuk terus produktif menulis. UNSUDA berharap melalui workshop semacam ini, kapasitas dan kompetensi dosen dalam melakukan penelitian dan publikasi semakin meningkat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan reputasi institusi.
